KISAH MANIS
Edisi Spessial
Berawal saat kegiatan ospek di
kampus, saat itu aku menjadi panitia ospek . aku menjadi pemandu , tugasnya
ialah untuk memandu para mahasiswa baru agar mengikuti kegiatan atau acara yang
sudah di susun oleh panitia agar berjalan sesuai rencana. Pada hari petama tak
ada hal yang menarik . semuanya biasa saja aku hanya melakukan tugas ku sebagai
pemandu , mengawasi maba (mahasiswa baru ) . sempat ku berpikir bosan sekali
menjadi pemandu , lelah harus mengawasi maba , dan juga kesal karena tidak
melakukan sesuatu hanya diam dan memantau maba.
Hari kedua ospek , saat itu
matahari belum meancarkan sinarnya tepat sekitar puku 05.00 pagi , aku melihat
seorang wanita atau mahasiswa baru yang duduk di barisan kelompok maba yang aku
pandu. Dari jauh ku lihat dia, pikirku dia tampak manis dan lucu , saat itu aku
ingin memastikan apakah pandangan ku ini salah , segera aku dekati dia untuk memastikan. Setelah
kulihat dia dari dekat ternyata bukan hanya manis dan lucu dia juga tampak
cantik , sempat jantungku berdegup kencang , namu
n ku coba abaikan detak
jantung ini, saat itu aku menanyakan sesuatu padanya, kamu kelompok 4 bukan ? dia pun menjawab “iya ka saya kelompok 4” oh
gituh jawab ku , kemarin kenapa ga ikut ? dia pun menjawab kembali “ saya kemarin
sakit ka” sudah makan kamu ? “sudah ka” dia menjawab dengan senyum yang sangat
manis. Sempat aku malu ketika dia tersenyum padaku , tapi ku pikir aku adalah
pemandu sudah sewajarnya seperti ini. Jawabku kembali ya sudah kalo kamu ada
apa-apa bisa hubungi saya, perlu obat atau apapun jangan sampe ga bilang yah .
aku pergi meninggalkan dia dengan perasaan bahagia yang luar biasa.
Setelah melihat dia rasanya ospek
sesuatu yang selalu saya tunggu , kemarin aku sangat tidak mempedulikan akan
ospek , tapi setelah bertemu dengannya aku selalu menunggu hari dimana kegiatan
ospek berlangsung. Saat memandu pun aku sering sekali memperhatikannya , saat
dia sibuk menulis , mendengarkan materi , bermain game dalam kegiatan ospek ,
dia tampak malu-malu namun sangat manis, demi apapun aku sangat tertarik
dengannya. Tak
pernah lupa aku selalu mengingatkannya , makannya , menanyakan kesehatannya ,
itu sesuatu yang membuatku merasa tenang. Bahagia rasanya bisa berkomunikasi
dengannya , mendengar suaranya , dan melihat senyumnya.
Tak terasa hari ospek pun akan
berakhir , di sini aku sadar bahwa perasaan yang ku rasakan ini mungkin
perasaan yang sia-sia , karena kenyataanya aku tidak tahu apakah dia suka atau
tidak padaku , senyumnya untuku ntahlah karena itu tulus atau karena aku ini
pemandunya, di situ aku mulai menetapkan hatiku , cukup jangan terlalu berharap
karena perasaanku ini belum tentu sama dengan apa yang dia rasakan. Setelah itu
aku sudah tidak terlalu memikirkannya lagi. Saat itu yang ku pikirkan hanya ingin melihatnya , itu saja sudah cukup.
Dalam akhir kegiatan ospek ada sesi pemberian kado dan surat dari mahasiswa
baru kepada panitia, di situ seluruh panitia berkumpul di depan dan para
mahasiswa baru mempersiapkan kado nya untuk di berikan kepada panitia. Saat itu
aku tidak terlalu berharap mendapatkan kado, maka dari itu aku bersembunyi di
belakang barisan panitia. Proses pemberian kadio pun berjalan, sampai pada saat
itu seseorang yang aku sukai datang mendekatiku , dan memberikan kado untuku, perasaan bahagia saat itu mewarnai hatiku ,
tak ku sangka dia memberikannya untuku , padahal aku telah bersembunyi di
belakang tapi dia tetap mencariku , sungguh aku sangat senang. Saat itu ku
ucapkan trimakasih dengan senyuman. Rasanya aku ingin memeluknya , tapi apa
yang kupikirkan kita bukan siapa-siapa tidak ada hubungan special di antara kita.
Kegiatan pemberian surat dan kado pun selesai , menandakan kegiatan ospek sudah
usai. Saat itu aku benar-benar ingin segera sampai di rumah , aku ingin melihat
apa yang dia berikan untuku , aku pun bergegas dan segera pulang untuk
melihatnya. Setelah sampai di rumah aku masuk ke dalam kamar , aku membuka
kado-kado yang di berikan padaku , pada saat itu yang meberikan kado padaku
bukan hanya orang yang aku suka tapi ada beberapa mahasiswa baru yang
memberikan untuku. Ku buka satu persatu
Di sana aku bingung kado yang di berikan oleh orang yang
aku suka yang mana , karena saat itu aku tidak melihat detail bungkus kadonya
karena perasaan senang dan aku langsung memasukannya ke dalam tas. Setelah itu ku lihat satu persatu- satu, di
sana ada surat yang sangat menarik , surat ini mebuat hatiku melayang , membuat
perasaanku sangat baik , dan juga surat yang mebuka harpanku. Dan saat ku lihat
tidak ada nama dalam surat itu hanya ada cerita indah dan pengakuan yang sangat
manis.
Aku membaca surat itu
berulang-ulang karena kata-katanya sungguh sangat menyentuh hati , aku berpikir
siapa yang memberikan surat ini untuku , aku menerawang apa mungkin ini surat
yang di buat oleh dia. Entah kenapa aku berharap sekali bahwa surat ini adalah
surat yang di berikan dia untuku . dan saat itu aku berharap sekali ingin
menanyakannya padanya , namun aku tidak memiliki no kontaknya , oh sial sekali
pikirku .
Beberpa hari kemudian aku di
kampus mengikuti UKM saat itu aku mengikuti UKM perpustakaan, karena masih awal
pembelajaran maka di kampus ada kegiatan memperkenalkan UKM pada mahasiswa baru
, pada saat itu kebetulan aku di tugaskan untuk mempromosikan UKM Perpustakaan
kepada mahasiswa baru, saat itu sebenarnya malas untuk mempromosikan karena aku adalah
tipe orang yang susah sekali kalo bicara di depan banyak orang , aku sedikit
pemalu, namun karena tuntutan aku harus professional dan mempromosikan UKM yang
saya geluti.
Aku pun masuk ke dalam ruangan
yang sudah di sediakan untuk mengenalkan UKM perpustakaan , pada saat saya
masuk dan mulai berbicara, aku melihat orang yang ku suka di dalamnya. Aku merasa
jadi orang yang paling beruntung di dunia saat itu , pucuk di cinta ulampun
tiba pikirku , di situ rasa percaya diri ku keluar tiba-tiba , yang tadinya aku
merasa canggung entah kenapa aku merasa gagah , aku ingin dilihatmenyedihkan olehnya,
tidak seperti orang bodoh , maka dari itu alhamdulilah aku dengan lancar memperkenalkan
UKM ini dengan baik . di akhir sesi pengenalan , ada formulir pendaftaran di
dalamnya terdapa field Nama , Jurusan , Dan No HP, dalam hatiku ini
kesempatanku agar aku bisa berbicara dengannya karena aku bisa melihat No Hp
nya di dalam formulir pendaftaran.
Kegiatan pengenalan pun selesai ,
dan ketika aku akan melihat formulir pendaftaran, sialnya formulir itu di bawa
oleh temanku , dan temanku sudah pulang dari kampus, oh tuhaaan kenapa harus
seperti ini pikirku , sungguh aku sudah tidak sabar ingin berkomunikasi
dengannya , terpaksa sekitar dua hari aku menunggu temanku memberikan formulir
pendaftaran padaku, karena perbedaan jadwal yang kita miliki.
Sampai saatnya tiba aku sudah
memiliki No Hpnya , di sana aku segera mengirim dia pesan , pertama sih aku
menulis ucapan trimakasih karena dia memberikan kado untuku . tak lama kemudian
dia membalas, dan dia menceritakan tentang surat yang dia tulis, ternyata benar
surat yang membuatku melayang itu adalah surat darinya , di sana aku kembali
merasa dunia ini di penuhi oleh hal-hal manis, aku berpikir bahwa dia juga
menyukaiku , sampai sekitar dua atau tiga hari berkomunikasi aku memutuskan
untuk menyatakan cintaku , dan ajaibnya dia menerimaku , aku sangat senang sekali aku bisa
memilikinya. Tak pernah sedikitpun aku bayangkan dia adalah orang yang baru aku
lihat ,dan juga tidak tahu seperti apakah dia, tapi hati ini sangat yakin bahwa
dia adalah orang yang tepat untuku, hingga sampai saat ini kita sudah berjalan
dan menjalin hubungan sangat lama, mengalahkan rekor-rekorku dulu saat aku
berpacaran. Aku dapat melihat cinta
darinya , aku mendapatkan kedamaian saat bersamanya , aku merasakan kebahagiaan
saat bersamanya ,hatiku pikiranku tenang sekali saat aku bersamanya. Meski cinta
itu tidak selalu indah tapi aku berharap bisa selalu bersamanya J
Belum ada Komentar untuk "KISAH MANIS"
Posting Komentar