Recent Posts

SURAT KECIL UNTUK TUHAN

By : Sweetheart

Hari ini tepat 27 april aku memberanikan diriku untuk tidak menjadi seorang pecundang. Aku ingin mengakhiri rasa tertekanku dengan berkata jujur padanya. Aku berpikir jika aku berkata jujur aku akan sangat di hargai, namun semua berbanding terbalik. Aku di cecar, aku di caci dan aku di rendahkan. Sungguh segalanya amat menusuk ke dadaku. Mati-matian selama satu tahun aku bertahan demi mereka dan mencoba kuat. Mencoba tidak egois dan dewasa namun mereka tetap berkata bahwa aku tidak dewasa. Aku menuruti kemauan mereka sejak kecil, menuruti segala perintah mereka. Aku hanya ingin sekarang kemauanku di turuti. Aku ingin menentukan jalan untuk masa depanku sendiri. Memang saran mereka amat bagus, prospek kerja di jurusan yang sedang ku geluti ini memang sangat bagus. Namun aku tak skill dalam jurusan itu, aku merasa buta. Berkali-kali aku berlatih, ber jam jam aku di perpustakaan, tak pernah aku menemukan tujuan mengapa aku bisa di jurusan ini.

Kondisi lingkungan juga amat memperngaruhi kondisi psikologis diriku, aku tak punya teman yang sejalan. Mereka semua egois, tak pernah mau berbagi ilmu, tak ada yang bisa dijadikan sandaran untuk berbagi beban hidup. Kuliahku rasanya amat berat sekali Tuhan. Sahabatku jauh, Kekasihku berada di jurusan yang berbeda, terkadang sepi ini selalu menyeruak. Meskipun aku di tengah keramaian, rasanya aku seperti sendiri. Tak ada orang yang mampu mengerti apa yang aku inginkan. Aku merasa terjebak di dunia yang tak pernah aku kenal. Aku tersudut pada lorong yang tak pernah ingin aku kunjungi. Hari ini aku ingin membuat hidupku lebih baik. Aku lelah untuk terus jalan di tempat, aku ingin maju dan tau apa yang cocok untuk masa depanku. Ya Tuhan bantu aku bangkit, berikan aku kekuatan untuk terus maju, berikan aku pundak yang kuat agar semuanya berjalan dengan baik. Hidup memang penuh tantangan, hidup memang terkadang tak sesuai dengan kita harapkan. Tapi tolong ijinkan aku untuk menentukan apa yang baik untuk diriku, jangan melihat segala sesuatu hanya dari satu sisi saja. Pikirkan bagaimana kondisi psikologisku, bagaimana nanti ke depan perjalanan karirku. Tidak ada ilmu yang sia-sia. Semua yang aku pelajari pasti akan berguna suatu saat nanti. Aku berharap semua akan berubah menjadi lebih baik. Ya Tuhan tuntun aku untuk selalu berada di jalanmu. Tiada daya dan upaya karena hanya engkaulah yang Maha Kuasa Tuhan. Ini hanya sebuah surat kecil dari seorang hamba Tuhan yang menginginkan perubahan dalam dirinya. Tak kurang tak lebih surat ini kutujukan untuk Tuhan, ayah, mama dan kakak sulungku. Terima kasih sudah membesarkanku dan mengorbankan segala uang kalian untukku. I love you

Belum ada Komentar untuk "SURAT KECIL UNTUK TUHAN"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel